Showing posts with label informasi. Show all posts
Showing posts with label informasi. Show all posts

Thursday, August 22, 2013

Wisata Alam Umbul Pule Banyuwangi

Wisata Alam Umbul Pule Banyuwangi


UMBUL PULE adalah sebuah telaga jernih yang konon airnya tak pernah surut meski musim kemarau panjang tiba. Air air yang dikeluarkan oleh mata air umbul oleh penduduk sekitar digunakan untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian,perikanan, air minum, dan wisata.

Usaha yang disebut terakhir ini yang akhirnya banyak memberi warna dan dampak positirf bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya, sehingga tidak aneh kalau dalam perkembangannya Umbul Pule lebih dikenal sebagai salah satu tempat wisata populer yang banyak dikunjungi pengunjung yang berasal dari berbagai daerah di Banyuwangi maupun luar kota.

Umbul Pule terletak di Desa Sumbergondo, Kec. Glenmore. Tempat wisata yang lokasinya sekitar 10 Km ke arah utara kota Genteng ini, menyuguhkan wahana kolam renang dan seluncur air. Alam pedesaan Sumbergondo masih asri. Udara di sekitarnyanya sejuk, ditambah pemandangan indah di lereng Gunung Raung.

Wisata Alam Umbul Pule Banyuwangi


Selain kolam renang utama, terdapat sebuah kolam renang modern yang dilengkapi dengan taman dan bumi perkemahan. Kolam renang dengan air yang benar-benar dingin, dilengkapi dengan waterboom yang lumayan tinggi dengan suasana pegunungan yang masih asri. Sebuah tempat wisata yang tidak boleh terlewatkan ketika anda berada di Banyuwangi.

Wisata Alam Umbul Pule Banyuwangi

Letak Umbul Pule yang bersebelahan dengan tempat wisata sejenis yang bernama Umbul Bening, sering kali membuat pengunjung salah masuk. Awalnya mungkin ingin ke Umbul Pule, tapi malah masuk ke Umbul Bening, atau sebaliknya. Tapi sebenarnya tidak masalah, karena kedua tempat wisata ini sama indahnya.

Tips Menuju Wisata Umbul Pule
Dari kecamatan Genteng ke utara sejauh 7 km menuju kecamatan Sempu. Dari kecamatan Sempu menuju desa Sumbergondo, kecamatan glenmore sejauh 3 km melewati stasiun Kalisetail dan stasiun Sumberwadung untuk selanjutnya mengikuti petunjuk jalan menuju lokasi.

sumber : www.banyuwangi.us






Tuesday, August 20, 2013

Makanan Khas banyuwangi

RUJAK SOTO

Adalah salah satu makanan khas Banyuwangi. Rujaknya seperti rujak Jawa Timur-an umumnya, yaitu irisan lontong dibubuhi kangkung, tauge, ketimun, tahu, dan tempe, dibubuhi sambal petis dengan kacang tanah dan gula merah. Seperti rujak Jawa Timur umumnya, sambalnya memakai pisang kluthuk batu yang diuleg bersama bumbu-bumbu lainnya. Rujak segar itu kemudian diguyur dengan kuah soto babat yang encer dan berwarna kuning.



Makanan Khas banyuwangi

RUJAK BAKSO
Sama halnya seperti rujak soto, makanan ini merupakan campuran antara rujak cingur dengan bakso. Rujak disajikan terlebih dahulu lalu disiram denga kuah bakso.



Makanan Khas banyuwangi

Sego Cawuk/Sego Janganan


Makanan ini adalah makanan khas lainnya dari Banyuwangi. Nasi dengan sayur yang terbuat dari kelapa diparut dengan sambal/gecok, konon ini adalah menu favorit Syekh Siti Jenar. Nasi ini cocok digunakan untuk menu sarapan.


Makanan Khas banyuwangi

Jenis Makanan Ringan

SALE PISANG


Sale pisang merupakan makanan / jajanan khas Banyuwangi. Ada dua macam sale pisang, yaitu sale pisang goreng tepung dan molen sale pisang. Sale pisan adalah makanan hasil olahan dari buah pisang yang disisir tipis kemudian dijemur hingga kering. Sale pisang di produksi di Kelurahan Klatak (Kalipuro), Lateng, Singonegaran, Kebalenan, Penganjuran, Mojopanggung, Kecamatan Glagah, Songgon, Sukonatar,Bangorejo, Buluagung, Siliragung, dan lain sebagainya.





KUE BAGIAK
Merupakan oleh-oleh khas Banyuwangi yang berbentuk kue kering dan berbahan dasar tepung sagu. Kue bagiak khas Banyuwangi ini rasanya tidak sekeras bagiak dari Maluku, malah lebih mirip kue semprit dengan aroma rempah keningar. Komposisi yang disebutkan adalah tapioka, gula, dll. Tersedia dalam 4 macam rasa : keningar, jahe, kacang, susu.


Monday, August 5, 2013

Makanan Khas banyuwangi




Makanan tradisional mendapat perhatian khusus Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari. Orang nomor satu di Banyuwangi ini menempatkannya sebagai aset daerah yang layak dijual. Istri Bupati Jembrana Gede Winasa ini tak pernah jemu memromosikan aset wisata Banyuwangi ke luar daerah, bahkan hingga ke luar negeri.
Ia menyatakan harapannya, makanan khas Banyuwangi bisa menembus pasar internasional. “Saya selalu menekankan pentingnya promosi wisata, termasuk promosi makanan khas yang jarang dijumpai di daerah lain,” ujar Bupati Ratna.
Ia menuturkan, tumbuhnya pariwisata harus didukung berdirinya rumah makan yang khas. Beberapa daerah bisa terkenal berkat makanan khasnya yang unik. Bupati Ratna meminta para pengelola rumah makan bisa berkreasi dan menyajikan menu makanan khas suku Using. “Ini akan menjadi kenangan tamu yang datang ke sini,” tambahnya.
Selama ini, kata Bupati, restoran di Banyuwangi cenderung menyajikan masakan modern. Padahal, makanan tardisional justru lebih memikat tamu asing. Mereka bisa dikenalkan makanan khas sambil menikmati keindahan alam. Selain bahannya mudah didapat, masakan tradisional bisa ditawarkan dengan harga murah, sehingga tak hanya tamu asing yang bisa membelinya, tetapi juga warga lokal.
Ia memberi contoh masakan rujak soto yang terkenal hingga Jakarta. Makanan khas Banyuwangi ini mulai ditinggalkan di kampung sendiri. Kalaupun ada, hanya warung kecil yang menyediakannya. Restoran besar jarang yang mau meliriknya.
Banyuwangi yang berdekatan dengan Bali memiliki peluang prospektif di sektor pariwisata. Bupati Ratna berharap kalangan pengusaha bisa menangkap peluang itu. Ia berjanji memberikan fasilitas promosi dan menggandeng biro perjalanan wisata dari Bali. Tiap tahunnya, Banyuwangi juga kebagian banjir tamu dari Bali. Sayangnya, kedatangan tamu lebih banyak disuguhi makanan gaya modern.
Selain makanan, Ratna berharap jajanan khas Banyuwangi bisa ikut menyemarakkan kunjungan wisata. Dia bersyukur beberapa pengusaha lokal mulai aktif mengembangkan produk jajanan tradisional. Tumbuhnya industri jajanan ini diharapkan mampu memperkaya aset budaya Banyuwangi. Yang lebih penting lagi hal itu bisa mengurangi angka pengangguran.
Terkait promosi, Bupati Ratna sudah memberikan tempat khusus di Denpasar. Tempat itu diberikan kepada para perajin Banyuwangi yang ingin memasarkan karyanya di Bali. Ke depan, dia berharap ada restoran Banyuwangi yang menyediakan makanan khas daerahnya di Bali. “Promosi adalah kunci utama. Jangan sampai aset Banyuwangi hilang karena tidak adanya promosi,” ujarnya bernada mengingatkan.

Omprok Gandrung, Kabupaten Banyuwangi

Omprok Gandrung, Kabupaten Banyuwangi

OMPROK adalah hiasan kepala penari tradisional didaerah Blambangan Banyuwangi.

Tari Gandrung adalah sejenis tari pertunjukan di daerah Blambangan Banyuwangi sebagai tari hiburan.

Hiasan kepala penari tari Gandrung disebut OMPROK GSNDRUNG.

Terbuat dari kulit kambing, ditatah(diukir seperti membuat wayang kulit), dan diwarnai. Kain digunakan sebagai warna dasar.

Tari ini berasal dari Desa Oleh Sari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

sumber :jawatimuran

Wisata Alam Keindahan Kawah ijen

Wisata Alam Keindahan Kawah ijen

Kawah Ijen, adalah salah satu gunung yang masih aktif sampai sekarang. Memiliki ketinggian 2.443 m dari atas permukaan laut, berdinding kaldera setinggi 300-500 m dan telah 4 kali meletus di tahun 1796, 1817, 1913 dan 1936. Ijen merupakan satu komplek gunung berapi yang terdiri dari kawah gunung Ijen dan dataran tingginya. Kawasan ini terletak di tiga kabupaten yaitu Situbondo, Bondowos dan Banyuwangi.


Wisata Alam Keindahan Kawah ijen




Wisata Alam Keindahan Kawah ijen


DI KAWASAN gunung berapi ini terdapat pertambangan belerang, dimana mengindikasikan gunung ini masih aktif dan beraktifitas. Saat berada di kawasan kawah Ijen, pengunjung bisa menyaksikan para penambang yang sibuk membawa tumpukan belerang di punggung mereka, menyusuri jalan yang curam dan dipenuhi oleh gas beracun yang berbahaya.

Kawah Ijen merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektar.. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok. Danau Ijen memiliki derajat keasaman nol dan memiliki kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia.

Untuk mencapai Gunung Ijen bisa di akses dari dua arah yaitu, dari utara dan dari selatan. Dari utara, bisa di tempuh melalui Situbondo menuju Sempol (Bondowoso) lewat Wonosari dan dilajutkan ke Paltuding. Jaral Situbondo ke Paltuding sekitar 93 Km dan dapat ditemput sekitar 2,5 jam. Dari arah selatan, bisa dilalui dari Banyuwangi menuju Licin yang berjarak 15 Km. Dari Licin menuju Paltuding berjarak 18 Km dan diteruskan menggunakan Jeep atau mobil berat lainnya sekitar 6 Km sebelum ke Paltuding. Ini dikarenakan jalan yang berkelok dan menanjak.

Pantai Plengkung Banyuwangi Surga nya Para Peselancar

Pantai Plengkung Banyuwangi Surga nya Para Peselancar


Pantai Plengkung merupakan salah satu tempat wisata yang berada di Kabupaten Banyuwangi,Jawa Timur. Pantai Plengkung merupakan obyek wisata yang masuk dalam “segi tiga berlian” yang dijadikan sebagai andalan sumber pemasukan dana dari sektor pariwisata. Pantai Plengkung selain memiliki panorama indah,pantai ini juga mempunyai ombak yang indah bagi para peselancar. Pantai ini dikenal sebagai pantai yang cocok untuk olahraga selancar air (surfing) karena memiliki ombak besar.

Pantai Plengkung terletak di ujung timur paling bawah, masuk wilayah Kabupaten Banyuwangi. Apa ada yang istimewa dengan pantai ini dibandingkan dengan pantai lain yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia ini. Bagi saya pribadi sebetulnya pantai ini biasa saja hanya mungkin faktor lokasinya yang membuat awalnya saya penasaran. Namun bagi wisatawan mancanegara lokasi ini sudah sangat terkenal khususnya penggemar olahraga surfing. Katanya sih ombaknya sangat tinggi dan ini sangat disukai para pesufer professional.

Pantai Plengkung tak sekadar elok dipandang mata. Pantai yang juga lazim disebut ”G-land” ini juga menjadi tempat favorit peselancar di dunia. Ombak setinggi 4-5 meter yang datang bersusulan membuat atraksi berselancar (surfing) menjadi lebih menantang. Kepungan hutan juga membuat tempat ini dijuluki ”surga kesunyian”.

Karena memiliki ombak besar pantai ini pernah berlangsung lomba selancar air (surfing) tingkat internasional yang dikenal dengan “Banyuwangi G-Land International Team Challenge”.Lomba itu diikuti 12 tim selancar air dari delapan negara dengan jumlah atlet 86 orang. Mereka antara lain berasal dari Australia, Prancis, Inggris, Amerika, Selandia Baru, dan Indonesia yang diwakili oleh atlet selancar dari Bali.

banyuwangi Kabupanten Terluas Di Jawa Timur


banyuwangi Kabupanten Terluas Di Jawa Timur

Peta lokasi Kabupaten Banyuwangi
Koordinat: 7,43° – 8,46° LS dan 113,53° – 114,38° BT

banyuwangi Kabupanten Terluas Di Jawa Timur
Lambang Kabupaten Banyuwangi
Moto: Satya Bhakti Praja Mukti (Setia pada bakti untuk masyarakat makmur)
Julukan: Kota Banteng, Kota Pisang


Kabupaten Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Banyuwangi. Kabupaten ini terletak di ujung paling timur Pulau Jawa, berbatasan dengan Kabupaten Situbondo di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan serta Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso di barat. Pelabuhan Ketapang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pelabuhan Gilimanuk di Bali.

Banyuwangi adalah kabupaten terluas di Jawa Timur bahkan di Pulau Jawa. Luasnya 5.782,50 km^2.[2] Wilayahnya cukup beragam, dari dataran rendah hingga pegunungan. Kawasan perbatasan dengan Kabupaten Bondowoso, terdapat rangkaian Dataran Tinggi Ijen dengan puncaknya Gunung Raung (3.282 m) dan Gunung Merapi (2.800 m) terdapat Kawah Ijen, keduanya adalah gunung api aktif

Bagian selatan terdapat perkebunan, peninggalan sejak zaman Hindia Belanda. Di perbatasan dengan Kabupaten Jember bagian selatan, merupakan kawasan konservasi yang kini dilindungi dalam sebuah cagar alam, yakni Taman Nasional Meru Betiri. Pantai Sukamade merupakan kawasan pengembangan penyu. Di Semenanjung Blambangan juga terdapat cagar alam, yaitu Taman Nasional Alas Purwo.

Pantai timur Banyuwangi (Selat Bali) merupakan salah satu penghasil ikan terbesar di Jawa Timur. Di Muncar terdapat pelabuhan perikanan.